fbpx

Google Voice dan Google TV. Selamat datang era Media Sosial.

Di tahun 2010 ini, dalam waktu yang nyaris berdekatan perusahaan raksasa pencarian web, Google meluncurkan produk Google Voice dan Google TV. Google Voice adalah sebuah layanan telpon berbasis internet yakni menggunakan infrastruktur internet untuk berhalo-halo dengan lawan bicara kita di seluruh dunia. Secara tehnis, asalkan kita dan lawan bicara kita memiliki koneksi internet yang memadai, kita akan dengan mudah menggunakan koneksi internet tersebut untuk melakukan komunikasi suara. Teknologi ini pada dasarnya bukanlah teknologi baru karena sudah ada banyak perusahaan sebelum Google yang menawarkan produk yang sama seperti Skype, Nimbuzz, Yahoo! Voice, dsb. Namun, dengan masuknya raksasa Google ke sektor komunikasi suara ini, tentu saja memanaskan era kompetisi Voice over Internet Protocol.

Google TV sendiri adalah sebuah layanan yang sebentar lagi akan diluncurkan oleh Google di Amerika, dan seluruh dunia di tahun depan. Google TV adalah siaran TV melalui infrastruktur Internet. Tiap jauh berbeda dengan konsep TV yang sudah kita kenal selama ini, bedanya Google TV adalah siaran yang disebarluaskan melalui jaringan internet. Tentu saja agar siaran TV via internet ini dapat disaksikan dengan baik, dibutuhkan jalur koneksi internetĀ  yang cepat dan stabil. Ada banyak keunggulan siaran TV melalui internet karena jumlah pemirsanya dapat ditentukan dengan tepat, segmentasi iklan yang jauh lebih baik bahkan kualitas gambar yang lebih baik dibanding TV konvensional.

Di balik semuanya, itu artinya internet kini bukan hanya digunakan sebagai sarana berbagi informasi dalam bentuk text seperti web, email dan chating. Internet kini dapat digunakan untuk komunikasi suara seperti yang diperkenalkan oleh Google Voice dan komunikasi media audio video seperti Google TV. Era Social Media akhirnya menjadi nyata dan menjadi sebuah kebutuhan yang nyaris sulit dihindari hari-hari ini.

Yang lebih menarik lagi, evolusi komunikasi suara yang sudah kita kenal selama ini yakni teknologi GSM dan CDMA melalui handphone dan smartphone pada akhirnya perlahan-lahan akan mengadopsi teknologi digital IP. Hal ini akan terjadi pada teknologi 4G. Sejauh ini teknologi 2G dan 3G yang sudah kita kenal masih bercampur antara analog dan digital. Pada teknologi 4G, semuanya akan berubah menjadi digital, sama seperti teknologi yang digunakan di internet.

Namun teknologi tetaplah teknologi dan mesin tetaplah mesin. Faktor manusia tetaplah faktor paling menentukan dalam mengadopsi teknologi secanggih apapun. Kesiapan diri, proses pembelajaran, adopsi teknologi yang baik tetaplah membutuhkan naluri dan mental yang matang. Tidak semua teknologi terkini adalah yang terbaik untuk kita. Dengan pengetahuan yang benar, tentu saja teknologi dapat dimanfaatkan dengan baik dan efisien.

Internet bagaimanapun juga telah mengambil peran yang sangat besar dalam perubahan gaya hidup digital kita hari-hari ini. Serbuan teknologi informasi, komunikasi dan media menjadi kebutuhan untuk menunjang gaya hidup modern kita. Manfaatkan fasilitas informasi, komunikasi dan media untuk meraih kualitas hidup yang maksimal. Dengan cara inilah, apapun latar belakang kita, apapun visi hidup kita, apapun cita-cita dan harapan hidup kita di hari mendatang, dapat diraih dengan dukungan teknologi yang tepat. Bagaimanapun juga, anda pasti setuju teknologi tetaplah barang ciptaan manusia yang punya kelebihan dan kelemahannya.

Leave a Comment